Sukses

SEA Games 2017: Timnas Indonesia U-22 Fokus Taktik dan Strategi

Liputan6.com, Jakarta - Timnas Indonesia U-22 terus menggelar persiapan jelang tampil di SEA Games 2017. Saat ini, tim asuhan Luis Milla ini tengah menggelar pemusatan latihan alias TC di Karawaci. Pasukan timnas akan kembali berkumpul mulai 6 Agustus 2017.

Manajer Timnas Indonesia U-22, Endri Irawan, menyebut sesi latihan terakhir ini menjadi fokus untuk melatih taktik dan strategi yang akan digunakan di SEA Games 2017.

Ketika ditanya mengenai fokus timnas Indonesia yang masih berlatih dengan skuat yang berlebih jumlah pemainnya, Endri Irawan menegaskan, sesi latihan terakhir ini memang menentukan pemain yang berangkat, dengan menu latihan fokus untuk menentukan strategi permainan menghadapi lima tim di Grup B SEA Games 2017.

"Akan ada Ezra Walian dan Ravi Murdianto sebagai pemain tambahan yang mengikuti pemusatan latihan timnas Indonesia. Pemain yang berangkat tetap 20+1 dan akan ditentukan dalam TC kali ini, di samping fokus untuk mempersiapkan taktik dan strategi untuk SEA Games," ujar Endri Irawan di Jakarta.

Sebelum pemusatan latihan terakhir dilakukan, para pemain Timnas Indonesia U-22 diberikan izin untuk memperkuat klub masing-masing pada pekan ke-17 Liga 1 2017.

Endri Erawan mengaku, hal tersebut sudah mendapatkan izin dari Luis Milla yang ingin para pemainnya tetap terjaga kondisinya kendati risiko terkena cedera membayangi.

"Pemain kemarin dilepaskan ke klub dan hal itu seperti dianggap sebagai uji coba bagi pemain, mengingat tidak ada waktu lagi untuk melakukan uji coba sebelum berangkat ke SEA Games 2017. Waktu sangat mepet untuk laga uji coba. Izin yang diberikan untuk pemain timnas Indonesia memperkuat klub untuk menjaga kondisi mereka," tutur Endri.

 

1 dari 2 halaman

Cedera Hargianto

Pada pekan ke-17 Liga 1, gelandang bertahan Persija yang menjadi langganan Timnas Indonesia U-22, Muhammad Hargianto, sempat mengalami benturan dan harus ditarik keluar.

Endri menegaskan, hal itu jadi salah satu risiko yang dihadapi dengan keputusan mengizinkan pemain turun bersama klub sebelum kembali gabung bersama timnas Indonesia.

"Semua pemain sepak bola memiliki risiko seperti itu, semua pemain timnas di mana pun pasti seperti itu, dan itu yang dikatakan Luis Milla. Dari PSSI tidak melarang mereka untuk bisa memperkuat klub," ujarnya.

 

Artikel Selanjutnya
Pelatih Sepak Takraw Indonesia Penasaran dengan Dominasi Thailand
Artikel Selanjutnya
SEA Games: Pelatih Sepak Takraw Penasaran Indonesia Raih Perak