Sukses

Demi Emas, Timnas Voli Putra Pantang Remehkan Timor Leste

Liputan6.com, Kuala Lumpur - Timnas voli Indonesia putra akan memulai perjalanan mengejar medali SEA Games pada Selasa (22/8/2017). Tim Merah Putih ditantang Timor Leste pada laga perdana Grup B SEA Games 2017, Malaysia di Malaysia International Trade & Exhibition Center.

Di SEA Games 2017 sendiri, timnas voli Indonesia putra menargetkan medali emas. Ketua PBVSI, Imam Sudjarwo berharap Agung Seganti dan kawan-kawan bisa menyudahi paceklik emas SEA Games timnas voli Indonesia.

Ya, sudah cukup lama timnas voli Indonesia tak menikmati emas SEA Games. Tercatat, terakhir kali mereka meraih medali emas pada SEA Games 2009. Setelah itu, timnas voli Indonesia hanya bisa meraih perak pada 2011, 2013, dan perunggu pada 2015.

Untuk mewujudkan hal tersebut, langkah pertama yang harus dilakukan tim asuhan Samsul Jais itu adalah melewati hadangan Timor Leste. Meski diunggulkan, timnas voli Indonesia tetap waspada karena kekuatan Timor Leste tak ubahnya sebuah misteri.

"Kami akan bermain seperti strategi yang diterapkan dengan pola kami sendiri. Sementara kekuatan Timor Leste saya masih kurang tahu. Pada SEA Games 2015 mereka tak ikut. Jadi bisa dibilang kami buta kekuatan," kata Agung yang juga kapten timnas voli Indonesia kepada Liputan6.com.



Sebelum tampil di SEA Games 2017, timnas voli Indonesia sudah meraih modal penting. Ketangguhan mereka sudah teruji di ajang Kejuaraan Voli Asia 2017 yang berlangsung di Gresik, Juli lalu.

1 dari 2 halaman

Siap Bawa Emas



Di luar dugaan, mereka mampu mengukir sejarah dengan menembus empat besar untuk kali pertama. Tim-tim seperti Arab Saudi, Qatar, dan Iran pun mampu menjadi korban mereka. Dan di SEA Games 2017, level lawan yang dihadapi relatif lebih mudah.

"Kami masih harus mewaspadai Vietnam dan Thailand. Dua tahun terakhir kami belum bertemu tim seperti mereka. Tapi berkaca dari hasil kejuaraan asia kemarin, kami percaya diri," ungkap Agung.

"Kami optimistis bisa berbuat banyak di SEA Games. Meski sebelumnya hanya bisa dua perak dan satu perunggu, tahun ini saya lebih percaya diri jika melihat kondisi dan persiapan yang telah kami lakukan selama tiga bulan di Sentul," ia menambahkan.

Artikel Selanjutnya
Target Timnas Kriket Tercapai di SEA Games, PCI Puas
Artikel Selanjutnya
Top 10 Berita Bola: Bung Karno di Balik Sukses Timnas Indonesia